Monday, 29 April 2013

Ratapan Sepi Seorang Isteri


Redup pandangan menerpa keluar
Sayup suara hati terpinggir terpenjara
Seribu persoalan terhimpun tersembunyi
Tanpa kepastian dan jawapan
Penuh serabut terkumpul
Walau dibibir merekah tersenyum...


Dalam hati yang sekecil itu
Pernah ada rasa cinta bahagia
Pernah ada marah,sedih dan derita
Bergaul menjadi satu
Membusut menjadi duri yang menikam
Rongga yang masih bernafas
Dalam kabut selorong duka...


Wanita itu menanti penuh sabar
Hasrat dan impian kerap tercalar
Dalam kasarnya rentak hidup
Beralun duka dan ratapan sepi
Sedang dalam bengisnya seorang raja di hati
Melayan penuh tawar dan kasar
Seorang suami membiar kosong
Dalam jiwa sepi si isteri
Menjadi mega dusta dan hipokrit
Meracun beronak merantai jiwa
Tangisnya lagu lalu menjadi
Sebuah ratapan sepi seorang isteri.



No comments:

Post a Comment