RINDU mendakap sepiku.....
suara unggas berbisik perlahan....
rentak dedauan gemersik pilu.....
hati berlagu rindu yang resah.....
ingin mengumpul kenangan.....
dan bicara yang hilang.....
pada sudut penantian.....
SESEKALI cebisan gurauan.....
terukir semula di minda ragaku.....
suara tawa dan kemesraan itu.....
enggan pergi malah terus menghantui.......
itu kah kebahagiaan.....
menyapa tangkai hati.....
yang berbunga teratai ungu......
TEMAN jangan lupakan ku.....
biar terus di mamah waktu.....
biar apa yang bakal berlaku.....
mengganas dan hati kan rapuh kembali......
ingin ku lihat di sudut laman ku......
berbunga indah menjelang petang....
dan terus segar di pagi besoknya......
RINDU tetap bernyanyi lagi....
dalam irama syair yang puitis.....
salah kah jika rindu ini......
abadi dan terus bersemadi......
ingin ku laungkan nama mu....
tapi tiada suara......
BICARA yang tertangguh....
menari-nari di cuping telinga......
terus setia menjadi seraut memori.....
duhai hati.....
tabahlah.....sabarlah......
andai rindu ini dapat berbicara.....
khabarkan perihal dirimu.....
bagi meleraikan sejenak....
bisikan hati ku yang menyayangi mu.



No comments:
Post a Comment