Kau yang bergelar resah.....
mencungkil hati memungut gelisah
bila datangnya perpisahan
terasinglah sebuah pautan kemesraan.
Kau yang bergelar sepi...
mengiringi nadi di malam yang hening
di tengah kesuraman yang meniti
malam kelam pekat dan sunyi.
Kau yang bergelar gelisah...
mengocak tasik ketenangan
yang wujud di lembah hati
merintih gelora rasa
bila mana bicaraku tiada jawapan
lalu getarku berlari perlahan
disetiap pengakhir kalimat.
Kau yang bergelar rindu.....
bila salamku tidak bersambut
bicara tanpa balasan
kata-kata hilang dibawa
sepoi petang yang hadir.
Kau yang bergelar sunyi.....
di malam yang merangkak perlahan
dinihari yang semakin dingin
sedingin kasihmu yang entah di mana.
Kau yang bergelar pilu.....
bila warkahmu ku terima kelmarin
memohon diri untuk pergi
demi kasih yang baru tercipta
namun bukan untuk ku.
Kau yang bergelar kecewa....
bagai hati terhempas ke batu
pecah berderai harapan menggunung
berserakan di puput bayu
terus menangisi sendu
pada salam perpisahan.....


No comments:
Post a Comment