Hari ini tidak seindah semalam.....
Esok belum tahu jalan ceritanya.....
Namun berbekalkan harapan.....
Esok tetap ku nantikan kehadirannya.....
Mungkin rindu ini akan terlerai satu persatu....?
MUNGKIN.........
Dalam hatiku hanya ada sebutir hasrat.Sebutir hasrat yang saban tahun semakin membesar bersama harapan padu.Ingin ku lontarkan jauh-jauh akan segala pertelingkahan selama ini....biar degup-degup rindu membisik di angin lalu dan menyampaikan hasrat ku ini.
Kalau dahulu sewaktu kita masing-masing belum berkeluarga...masing-masing mengulit mimpi yang indah-indah.....hubungan antara kita agak mesra dan bahagia.Waktu makan , kita mesti makan bersama-sama.Juadah yang tidak sesedap mana menjadi begitu lazat sekali.Ayah dan mak selalu bercerita dan kita sebagai anak sering mendengar dengan teliti.Kalau cerita itu agak lucu...kita akan ketawa dengan gembira.Begitulah sebaliknya.Ada seorang rakan baikku pernah menyatakan betapa suka hatinya mendengar riuhnya ketawa kita jika keriangan.Keluarga contoh...bisiknya padaku.Waktu itu aku masih belasan tahun.Tetapi itu cuma dahulu....puluhan tahun yang berlalu.
Setelah ayah tiada...aku masih disogokkan dengan kata-kata perangsang daripada mereka...kakak-kakakku.Namun kata-kata perangsang yang kosong tiada bermakna apa-apa...
~...jangan risau acik...kami akan bantu seberapa yang boleh...~
Begitu luhur ucapan yang diberikan oleh kakak-kakakku.Namun tanpa mereka sedari kata-kata itu terlalu membekas di hatiku.Sayang seribu kali sayang...kata-kata atau ucapan itu semuanya umpama manis di mulut.Di saat aku ketewasan di dalam realiti kehidupan sebenar...tiada siapapun yang sudi meratah sama kedukaanku.Aku lalui kehidupan perit berliku dengan penuh ketabahan.Syukur masih ada mak dan dua orang adik yang sering menggembirakan aku.
Siang brganti malam.....begitulah seterusnya....sehingga aku dan adik perempuanku mempunyai keluarga.Kenangan silam di zaman anak-anak dan remaja kerap singgah menghiasi alam mimpiku.
Aku kira dan sememangnya begitu....setelah mak pergi..hubungan kami semakin menjarak.Renggang.Bagai tiada jalan penyelesaian.....Tiada sengketa tetapi kenapa ada dendam yang tertanam di lubuk hati.Bagai ada tabir yang menutupi kemesraan kami.Entah di mana silapnya...aku tidak mengerti sama sekali.
Ingin kugapai impian semalam namun tidak kesampaian.Kita semakin jauh terpisah...dalam sendu dan air mata cuma ada setitis harapan....semurni embun di pagi hari.Harapanku moga ikatan antara kita kembali bertaut bagai dahulu.Kemesraan luhur antara kita kembali bersemi.Kasih sayang yang pudar aku harapkan dapat disirami dengan titisan embun di kelopak mawar yang mekar.Hidupkan semula kenangan indah antara kita ...adik beradik kandung.
Buangkan sekelumit dendam di jiwa.Singkirkan perasaan irihati yang beraja di hati.Lontarkan segala cerita pahit yang tidak patut kita selongkarkan.
Imbangkan semula kasih sayang yang hilang di celah-celah usia yang matang.Aku ingin merasakan kenikmatan kekeluargaan kita bagai kelmarin....Harapan...aku menggunung harapan yang jitu...
Semoga segala harapanku akan kesampaian sebelum kita di 'panggil' nanti....Semoga harapan akan tertunai sebelum kita kembali ke tempat kita dijadikan.


No comments:
Post a Comment