Saturday, 27 April 2013

MAWAR


MAWAR
Kau sentiasa indah
Di hadapan mata seseorang
Yang kagum pada kecantikan kelopakmu
Yang baru berkembang
Yang meruntun redup memandang mu
Menerbitkan ketenangan yang terpanggil
Dan sepi yang kudus
Memberi makna kasih dan sayang
Dan tidak mungkin hilang.

MAWAR
Kau sentiasa menawan
Jutaan jiwa bergelar pencinta
Lambang kesetiaan yang abadi
Dingin embun yang menyirami mu
Membawa kerinduan para pencinta
Tanpa surut dan tak kunjung padam.

MAWAR
Walau kau dipuja ribuan kumbang
Namun mekarmu tidak terluntur
Umpama duri bak perisai bagimu
Harum mu memukau lara ku
Seri kelopak mu memaut memori yang terindah
Mengalun syahdu di rantaian kenangan ku
Pasti tidak bisa terlerai satu persatu.

MAWAR
Walau di mana dan kemana
Anggun mu tetap mengocak heningku
Kasih yang berlagu di mega yang kelabu
Walaupun pahit namun 
Tetap akan ku kenang semua
Selagi wujudnya mawar
Subur berkembag di tepian hati ku
Tidak ku tepis walau tempias resah
Masih menghujani hati
Kerana kau MAWAR
Indah bertamu di kamar hati seorang aku.




No comments:

Post a Comment