Friday, 3 May 2013

AL FATEHAH DAN MAKNANYA



Al-Fâtihah الفاتحة


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
4. Yang menguasai di Hari Pembalasan.

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
5. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
7. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.








NUKILAN TERINDAH...Ustadz Jefry Al-Bukhori


Ustadz Jefry Al-Bukhori
SIAPAKAH ORANG YANG MENCINTAIMU..?

Orang yang mencintaimu dengan tulus itu.
Bukanlah orang yang sekedar tau apa yang kamu suka dan kamu benci,
Tapi dia adalah orang yang mengerti apa yang terbaik buat kamu.

Bukan orang yang sengaja perhatian sama kamu,
Tapi orang yang selalu mengerti keadaanmu.

Bukan orang yang ingin memiliki kamu,
Tapi orang yang rela kehilangan kamu demi kebahagianmu.

Bukan orang yang hanya ingin menyentuhmu,
Tapi orang yang ingin memuliakanmu.

Dan dia bukanlah orang yang suka dengan keindahan yang ada pada dirimu,
Tapi orang yang mau menerima kamu dengan apa adanya, agar menjadi lebih indah.

Yang mencintai kamu bukanlah dia yang selalu berkata mesra dihadapanmu.

Yang menyayangi kamu bukan dia yang selalu mengatakan seberapa besar dia mencintaimu.

Tapi...
Yang mencintai kamu adalah dia yang selalu mengkhawatirkanmu.

Dia yang selalu ingin tau kabarmu.

Dia yang selalu ingin membuatmu bahagia.

Dia yang selalu mengerti perasaan kamu tanpa harus kamu pinta.

Dia yang tak pernah menuntun cinta kamu untuk diperlihatkannya.

Dia yang tak pernah ingin membuat kekasihnya menangis karenanya.

Karena ketulusan cinta tidak perlu diperlihatkan didepan orang banyak agar mereka tau bahwa kamu cintanya.

Melainkan gimana ia mampu membuktikan seperti apa ia mampu setia dan melindungi kekasihnya serta bertanggung jawab untuk menghalalkanya.

Bukan cuma sekedar cinta pelampiasan semata.

Setuju apa banget?

Sahabat ku jika berkenan gabung di CAHAYA ILAHI insyaallah
semoga bermanfaat bagi kita semua.




Thursday, 2 May 2013

ZIKIR HARIAN


Amalan zikir membawa ketenangan hati . Zikir ini merupakan amalan Imam Ghazali, di bukakan barakah Ilahi mohon syafaat para Nabi .

ZIKIR HARI JUMAAT
YA ALLAH … YA ALLAH … YA ALLAH~ Allah akan memberi ketenangan hati bagi yang membacanya dan meras kelazatan zikrullah.

ZIKIR HARI SABTU
LAA ILA HA ILLALLAH~Allah akan hampir kepada kita dan akan memberi segala kebaikan hamba yang memujinya.

ZIKIR HARI AHAD
YAAHAIIYU YAA QAIYYUUM~ Memperolehi harta yang banyak dan berkat semasa hidup kita.

ZIKIR HARI ISNIN
LAA HAW LA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAAHIL A’LI YIL A’ZIM~ Allah memberi ganjaran pahala seperti Gunung Uhud dan Allah memberi kekuatan beribadah kepadanya.

ZIKIR HARI SELASA
ALLAH HUMMA SOLLI A’LA MUHAMMAD WA A’LAAAALII MUHAMMAD~ Mendapat rahmat Alalh dan mendapat syafaat Rasulullah di dunia dan di akhirat.

ZIKIR HARI RABU
AS TARG FIRULLAH HAL A’ZIM~Setiap kali di baca zikir di atas, menghilangkan satu titik hitam dalam hati dan Allah memberikeampunan hambaNya.

ZIKIR HARI KHAMIS
SUBHA NALLAH HIL A’ZIMI WA BI HAMDIH~ Diampunkan dosa kita walau sebanyak buih di laut atau pasir di bumi Allah.



DEKAT TAPI JAUH


Kadang waktu dalam dekat
Aku merasa dirimu teramat jauh
Ada ketika pula dalam kejauhan
Terasa diri mu amat hampir denganku...

Berputar dunia melingkari perasaan ini
Akukah yang dilambung rasa?
Atau dikau hanya berdiam cuma
Egokah atau sekadar enggan mengaku...

Ingin aku berbicara serancak dulu
Tapi dikau hanya dingin
Seolah tidak mengerti apa yang terbuku di tepian hatiku
Ingin menjuntaikan harapan
Seperti kalung mutiara di leher
Tapi sulit difahami...
Biarlah...ku bisa tabah
Tabah melalui lelah rindu
Sabar dengan khayalan bisu mu...

Namun izinkan aku menyimpan
Sejuta rahsia sayang dan kasih
Rindu yang suci
Terus mendalam di naluri
Tanpa sekelumit dendam tersirat
Atau debu-debu bencipun
Kerana hadirmu
Menyejuk jiwa walau sesaat
Dan sesaat itupun akhirnya
Kau berlalu pergi
Tanpa menoleh ke belakang...

Dalam kenangan terindah
Kau tetap dekat denganku
Walau akhirnya bayangmu menjauh
Dan terus menjauh...............................



SURAH DAN MAKNA......BAPAK NAW ZAK

An-Nisa'

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ ۚ وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا
34. Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Q.S.33 Al­-Ahzâb

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ إِنْ كُنْتُنَّ تُرِدْنَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا فَتَعَالَيْنَ أُمَتِّعْكُنَّ وَأُسَرِّحْكُنَّ سَرَاحًا جَمِيلًا
28. Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu: "Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya, maka marilah supaya kuberikan kepadamu mut´ah dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik.

وَإِنْ كُنْتُنَّ تُرِدْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ فَإِنَّ اللَّهَ أَعَدَّ لِلْمُحْسِنَاتِ مِنْكُنَّ أَجْرًا عَظِيمًا
29. Dan jika kamu sekalian menghendaki (keridhaan) Allah dan Rasulnya-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan bagi siapa yang berbuat baik diantaramu pahala yang besar.

Q.S.65 AT-THALAQ (ayat 6 - 7)
أَسْكِنُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ سَكَنْتُمْ مِنْ وُجْدِكُمْ وَلَا تُضَارُّوهُنَّ لِتُضَيِّقُوا عَلَيْهِنَّ ۚ وَإِنْ كُنَّ أُولَاتِ حَمْلٍ فَأَنْفِقُوا عَلَيْهِنَّ حَتَّىٰ يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ ۚ فَإِنْ أَرْضَعْنَ لَكُمْ فَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ ۖ وَأْتَمِرُوا بَيْنَكُمْ بِمَعْرُوفٍ ۖ وَإِنْ تَعَاسَرْتُمْ فَسَتُرْضِعُ لَهُ أُخْرَىٰ
6. Tempatkanlah mereka (para isteri) di mana kamu bertempat tinggal menurut kemampuanmu dan janganlah kamu menyusahkan mereka untuk menyempitkan (hati) mereka. Dan jika mereka (isteri-isteri yang sudah ditalaq) itu sedang hamil, maka berikanlah kepada mereka nafkahnya hingga mereka bersalin, kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak)mu untukmu maka berikanlah kepada mereka upahnya, dan musyawarahkanlah di antara kamu (segala sesuatu) dengan baik; dan jika kamu menemui kesulitan maka perempuan lain boleh menyusukan (anak itu) untuknya.

لِيُنْفِقْ ذُو سَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ ۖ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنْفِقْ مِمَّا آتَاهُ اللَّهُ ۚ لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا مَا آتَاهَا ۚ سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا
7. Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan




Wednesday, 1 May 2013

TENTANG AKU

Daku bukanlah umpama mawar yang mekar
Daku juga tidak lagi mawar rupawan
Daku seorang insan kerdil
Di sisi Tuhan.....
Ya Allah Ya Rabbi.


Direntas masa yang jauh berlari pergi
Dibayangi kemelut suka duka kehidupan
Terpancar keindahan walau sejenak
Di rongga nafas yang semakin setia menghela
Datangnya salam penghubung ukhwah
Namun ku sambut drngan sejuta keikhlasan.......

Tiada terniat mahu mengganggu harian mu
Apa tah lagi mendambakan kemuliaan
Siapalah daku di sisi Mu Tuhan?
Siapalah daku di sisi mu teman.......

Ketika salam bertukar bicara
Hanya dambaan ikhlas terpamir
Tiada ingin menambahkan dosa-dosa semalam
Jauh sekali menderhakai dia tercinta........

Ya Allah...Ya Rabbi......
Kau penentu segala
Pasrah ku pada perasaan sayang
Umpama mawar biru
Yang mekar di tangkai berduri
Namun kejujuran..kebenaran dan keikhlasan
Tetap jadi inti pati ukhwahku

Lama dalam pengharapan
Akhirnya tersadai di pelabuhan penamat
Izinkan daku terus menyayangi mu.....
Sebagai saudara sedarah sedaging......
Biar jarak jadi pemisah..
Bukan fantasi tapi adalah realiti
Seorang aku dalam kecintaan ukhwah terbina.






SURAH DAN MAKNA....K.WANTO


(QS.Al Anfal 2-4)

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

2. Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.
  

الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

3. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.



أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا ۚ لَهُمْ دَرَجَاتٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَمَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

4. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia.

Dari Ayat tersebut telah jelas lah bahwa beberapa tanda-tanda orang yang benar-benar beriman kepada Allah adalah:
  1. Bila disebut nama Allah gemetarlah Hatinya
  2. Apabila Dibacakan Ayat-ayat Allah bertambahlah Imannya
  3. Mereka selalu bertawakal Kepada Allah
  4. Mendirikan Shalat
  5. Menafkahkan (berinfaq, shadaqoh)
itulah tanda-tanda orang yang benar-benar beriman selain tanda-tanda yang lain yang Allah Gambarkan dalam surat Al fatihah dan surat-surat yang lainnya.

Yang jadi renungan buat kita adalah sudahkah, pernahkah, kita ini bergetar atau atau bahkan menangis ketika disebut ayat-ayat Al Quran? atau justru kita tertawa terbahak-bahak padahal Al Quran menceritakan betapa pedihnya Azab Allah itu? semua jawabanya kembali kepada diri kita masing-masing, marikita introspeksi / muhasabah / evaluasi diri kita sebelum Allah yang turun tangan untuk mengevaluasi kita di Yaumul Akhir nanti.